Tampilkan postingan dengan label Modal Auxiliaries. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modal Auxiliaries. Tampilkan semua postingan

Contoh Polite Request (Permintaan Sopan) Dengan "I" dan "You" Sebagai Subject

Posted by Unknown On Kamis, 27 Desember 2012 0 komentar
Mengekspresikan Polite Request (Permintaan Sopan) Dengan "I" Sebagai Subject

MAY I
Contoh: May I please borrow your pencil?
(Artinya : Bolehkah saya meminjam pensilmu?)

COULD I
Contoh: Could I borrow your pencil please?
(Artinya: Bisakah saya meminjam pensilmu?)

May I dan Could I digunakan untuk mengekspresikan Polite Request permintaan dengan sopan. Kedua nya sama-sama bermakna sopan.

CAN I
Contoh: Can I borrow your pencil?
(Artinya: Bisakah saya meminjam pensilmu?)

Can I digunakan untuk melakukan permintaan secara tidak formal, Can I tidak bermakna sopan seperti May I dan Could I.

Jawaban yang biasa digunakan:
- Certainly. Yes, certainly.
- Of Course. Yes, of course.
- Sure.(tidak formal)

Mengekspresikan Polite Request (Permintaan Sopan) Dengan "You" Sebagai Subject

WOULD YOU
Contoh: Would youpass the book please ?

WILL YOU
Contoh: Will youplease pass the book ?

Would you dan Will you memiliki arti yang sama dalam konteks kalimat permintaan sopan. Would you lebih umum dan sering dianggap lebih sopan dalam mengekspresikan permintaan.

COULD YOU
Contoh: Could you pass the book ?

Could you dan Would you mempunyai arti yang sama.
Would you: "Tolong, maukah kamu ingin melakukan hal ini ?"
Could you: "Tolong maukah kamu melakukan hal ini," dan "apakah hal ini mungkin untuk kamu lakukan ?"
Keduanya, baik Could you dan Would you sama-sama sopan.

CAN YOU
Contoh: Can you pass the book ?

Can you sering digunakan dalam percakapan yang tidak formal (biasanya, digunakan dalam percakapan dengan teman sebaya atau dengan orang yang lebih muda). Dan makna nya tidak lebih sopan dari Could you atau Would you.

Jawaban yang biasa digunakan:
- Yes, I'd (I would) be happy to.
- Yes, I'd (I would) be glad to.
(Artinya: Ya, dengan senang hati)
- Certainly.
- Sure.(tidak formal)

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE
Giving Suggestion (memberikan saran) dengan menggunakan "Could"

Could dapat digunakan untuk memberikan saran kepada orang lain.

Contoh Kasus:
What should we do tomorrow?

Contoh saran yang dapat diberikan:
We could go on a picnic.
We could go to Nicole's party.

Could dapat juga digunakan untuk memberikan tawaran atau kemungkinan kepada orang lain.

Contoh kasus:
I'm having trouble in math class

Contoh saran yang dapat diberikan:
You could talk to your teacher.
You could ask Michelle to help you with your math lessons. Or I could try to help you.

Giving Suggestion (memberikan saran) dengan menggunakan "Let’s, Why Don’t, Shall I/ We"

Let's berasal dari kata let us, yang berarti: "I have a suggestion for us"/ "Saya punya suatu saran untuk kita". Penggunaan Let's selalu diikuti dengan kata kerja bentuk pertama (VERB 1).

Rumus pada kalimat negatif: Let's + NOT + VERB 1

Contoh:
Let's go to a movie.
Let's not go to a movie. Let's stay home instead.

Why don't adalah suatu ungkapan yang paling utama dalam bahasa Inggris untuk memberikan saran dengan ramah.

Contoh:
Why don't we go to a movie?
(Pada konteks kalimat diatas, "Why don't we go = Let's go")

Why don't you come around seven
(Pada konteks kalimat diatas, artinya: Saya menyarankan kamu untuk datang sekitar pukul 7)

Ketika shall digunakan dengan Subjek "I" atau "We" dalam suatu kata tanya, biasanya si pembicara sedang memberikan saran dan bertanya kepada orang lain apakah mereka setuju dengan saran yang diberikan.

Terkadang "shall we?"digunakan pada question tag setelah kata let's. secara tidak formal, menggunakan kata "okay"? sebagai tag question nya. untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan contoh kalimat dibawah ini.

Contoh:
Shall I open the window ? Is that okay with you? 
Shall we leave at two? Is that okay? 
Let's go, Shall we? 
Let's go, okay?

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE
Contoh Expressing Expectation (Mengekspresikan Harapan)
  • The game is supposed to beginat 10:00.
  • The game is to begin at 10:00.
(Artinya: Si pembicara mengharapkan permainannya dimulai pada pukul 10.00, karena itu sudah menjadi jadwalnya)

Be supposed to dan be to memberikan gagasan bahwa seseorang mengharapkan sesuatu untuk terjadi. Be supposed to dan be to sering digunakan untuk mengekspresikan harapan tentang jadwal suatu acara atau prosedur/ tata cara yang benar.

Be to bermakna lebih kuat,  dan lebih pasti/ nyata daripada be supposed to.

Coba bandingkan:
  • I should go to the meeting. I can get some information if I go. Going to the meeting is a good idea. 
  • I am supposed to go to the meeting. My boss told me that he wants me to attend.
Be supposed to memiliki makna yang hampir sama dengan Should, tetapi be supposed to, seperti pada (kalimat kedua) memberikan gagasan bahwa orang lain mengharapkan (meminta atau membutuhkan) tindakan tersebut.

Be supposed to dan be to juga dapat digunakan untuk mengekspresikan harapan tentang suatu tindakan/ tingkah laku, keduanya memberikan gagasan bahwa seseorang mengharapkan orang tertentu untuk melakukan sesuatu.

Coba bandingkan: 
  • I must be at the meeting. The meeting can't occur without me because I'm the only one who has certain information. 
  • I am to be at the meeting. My boss ordered me to be there. He will accept no excuse.
Be to memiliki makna yang hampir sama dengan must, tetapi be to, seperti pada (kalimat kedua), memberikan gagasan bahwa orang lain sangat mengharapkan (meminta atau memerintah) untuk melakukan tindakan tersebut.

Be to digunakan untuk mengutarakan pengharapan yang kuat, contohnya: untuk aturan, hukum, instruksi, tuntutan/ permintaan, perintah.

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE

Contoh Expressing Necessity (Mengekspresikan Kebutuhan) menggunakan "Must, Have to, dan Have Got to"

Posted by Unknown On Minggu, 23 Desember 2012 0 komentar
Contoh EXPRESSING NECESSITY (Mengekspresikan Kebutuhan)

All applicants must take an entrance exam.
All applicants have to take an entrance exam.

(Makna: sangat dibutuhkan untuk semua pelamar untuk mengikuti ujian masuk. Tidak ada pilihan lain. Ujian masuk tersebut diperlukan).

Pada penggunaan Must dan Have to, keduanya untuk mengekspresikan kebutuhan atau keperluan.

Contoh:
I'm looking for Nicole. I have to talk to her about our launch date tomorrow. I can't meet her for launch because I have to go to a business meeting at 2:00.

Dalam pernyataan kebutuhan sehari hari, Have to lebih sering/ umum digunakan daripada must. Must biasanya memiliki makna yang lebih kuat daripada have to dan dapat mengindikasikan suatu keadaan yang darurat atau kepentingan yang sangat mendesak.

Where's Nicole ? I must talk to her right away. I have an urgent message for her.

(Pada Kalimat di atas, si pembicara dengan benar-benar mengatakan bahwa, "Ini sangat penting!")

Contoh:
I have got  to go now. I have a class in ten minutes.
He has to go to now. I have a class in ten minutes.

Have got to juga bisa digunakan untuk mengekspresikan suatu kebutuhan. Have got to dan have to memiliki arti yang sama.

Have got to digunakan dalam pembicaraan yang tidak formal.

Sedangkan have to, bisa digunakan baik dalam pembicaraan yang formal atau tidak formal.

Have to/ Have got to/ Must digunakan dalam mengekspresikan kebutuhan untuk masa sekarang (present) atau masa akan datang (future).

Contoh: I have to/ have got to/ must study tonight.
Had to digunakan untuk mengekspresikan kebutuhan di masa lampau (past).

Contoh: I had to study last night.

Gagasan tentang kebutuhan di masa lampau dapat diekspresikan dengan had to. Tidak ada bentuk lampau (past) untuk must (ketika bermakna suatu kebutuhan) atau have got to.

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE