Tampilkan postingan dengan label Noun Clauses (Klausa Nomina). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Noun Clauses (Klausa Nomina). Tampilkan semua postingan

Pengertian, Penggunaan dan Contoh Direct Speech (Percakapan Langsung)

Posted by Unknown On Jumat, 28 Desember 2012 0 komentar
Pengertian Direct Speech

Direct Speech (percakapan langsung) adalah bentuk percakapan yang mengarahkan untuk meniru kata-kata atau suatu kalimat persis seperti yang diucapkan. Dalam Direct Speech, kita menggunakan tanda kutip (“...”).

Contoh Cara Penulisan Direct Speech

1.    Quoting One Sentence (Mengutip Satu Kalimat)

Contoh penulisan:
She said, “My father is a farmer.”  
“My father is a farmer,” she said.
“My father,” she said, “is a farmer.”

Dari ketiga contoh penulisan percakapan langsung (Direct Speech) di atas, contoh penulisan yang pertama adalah yang lazim digunakan.
She said, “My father is a farmer.”

Artinya: Dia berkata, “Ayah saya adalah seorang petani.”
Cara penulisannya:  Gunakan tanda koma setalah She said. Gunakan huruf besar pada kata pertama setelah tanda kutip. Kemudian beri tanda kutip lagi setelah tanda titik diakhir kalimat.

2.    Quoting More Than One Sentence(Mengutip Lebih Dari Satu Kalimat)

Contoh penulisan:
“My father is a farmer. He is going to the rice barn,” she said.

(rice barn = lumbung padi)
Cara penulisannya:  Tanda kutip digunakan pada awal dan akhir dari kutipan lengkap. Catatan: Tidak ada tanda kutip lagi setelah kata farmer.

3.    Quoting a Question Or An Exclamation ( Mengutip Kalimat Tanya atau Kata Seru)

Contoh Penulisan:

She asked, “When will you be here?”

Artinya: Dia bertanya, “Kapan kamu akan kesini?”
Penempatan tanda tanya diletakkan di dalam tanda kutip.
“When will you be here?” she asked.

Artinya: “Kapan kamu akan kesini?” dia bertanya.
Jika tanda tanya digunakan, tidak perlu lagi menggunakan tanda koma sebelum She asked
She said, “Watch out!”

Artinya: Dia berkata, “hati-hati!”
Penempatan tanda seru diletakkan di dalam tanda kutip


Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE

Direct and Indirect Speech (Percakapan Langsung dan Tidak Langsung)

Posted by Unknown On 0 komentar
Pengertian Indirect Speech

Indirect Speech (Percakapan Tidak Langsung) adalah bentuk percakapan yang mengarahkan untuk menggunakan noun clause (anak kalimat yang berfungsi sebagai noun atau kata benda) untuk melaporkan apa yang telah dikatakan oleh seseorang.

Contoh Penggunaan Indirect Speech (Kalimat Tidak Langsung)

Direct Speech (Kalimat Langsung)
Indirect Speech (Kalimat Tidak Langsung)

He said, “I watch TV every day.”

He said (that) he watched TV every day.

He said, “I am watching TV every day.”

He said he was watching TV every day.

He said, “I have watched TV every day.”

He said he had watched TV every day.
Simple Past Tense

He said, “I watched TV every day.”
Past Perfect Tense

He said he had watched TV every day.
Using Modal Auxiliaries

He said, “I will watch TV every day.”
Using Modal Auxiliaries

He said he would watch TV every day.
He said, “I am going to watch TV every day.”
He said he was going to watch TV every day.
He said, “I can watch TV every day.”
He said he could watch TV every day.
He said, “I may watch TV every day.”
He said he might watch TV every day.
He said, “I might watch TV every day.”
He said he might watch TV every day.
He said, “I must watch TV every day.”
He said he had to watch TV every day.
He said, “I have to watch TV every day.”
He said he had to watch TV every day.
He said, “I should watch TV every day.”
He said he should watch TV every day.
He said, “I ought to watch TV every day.”
He said he ought to watch TV every day.
He said, “Watch TV!”
He told me to watch TV.
He said, “Do you watch TV?”
He asked (me) if I watched TV.

CATATAN:
Jika kata kerja pelapor (kata kerja utama dari kalimat, contoh dari kalimat di atas adalah kata: said) dalam bentuk past (lampau), kata kerja pada anak kalimat biasanya juga akan menggunakan bentuk past (lampau).

Ketika kata kerja pelapor menggunakan: Simple Present Tense, Present Perfect Tense atau Simple Future Tense, kata kerja pada anak kalimat (noun clause) nya tidak berubah. Contoh:
She says, “I watch TV every day.”
She says (that) she watches TV every day.
She has said, “I watch TV every day.”
She has said that she watches TV every day.
She will say, “I watch TV every day.”
She will say that she watches TV every day.

Lihat tabel dibawah ini untuk mengetahui bentuk lampau dari modal auxiliaries.

Simple Present
Simple Past
Can
Could
May
Might
Must / have to
Had to
Will
Would
CATATAN: Tidak ada bentuk Past (lampau) untuk: Should dan Ought to

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE

Menggunakan Kata -EVER Pada Noun Clause

Posted by Unknown On 0 komentar
Contoh dan Penggunaan Kata –EVER Pada Noun Clause

Silahkan perhatikan tabel di bawah ini!

Kata-kata –ever di bawah ini memberikan gagasan “any” (apa saja). Setiap pasangan pada contoh kalimat di bawah ini mempunyai makna yang sama.
Whoever
(siapapun)
Whoever wants to come is welcome.
Anyone who wants to come is welcome.

(Artinya: siapapun  yang ingin datang diperbolehkan.)
Whomever
(siapapun)
He makes friends easily with whomever he meets.
He makes friends easily with anyone whom he meets.

(Artinya: Dia mudah bergaul dengan siapapun yang dia temui.)

CATATAN
Khusus whomever (siapa saja) digunakan untuk menerangkan object, pada contoh di atas whomever berfungsi sebagai object dari kata kerja meets.
Whatever
(apapun)
He always says whatever comes into his mind.
He always says anything that comes into his mind.

(Artinya: Dia selalu mengatakan apapun yang ada dalam pikirannya.)
Whichever
(manapun)
We can watch whichever program you prefer.
We can watch any of the programs program you prefer.

(Artinya:  Kita dapat menonton acara manapun yang kamu lebih sukai.)
Whenever
(kapanpun)
You may leave whenever you wish.
You may leave at any time that you wish.

(Artinya: Kamu boleh pergi kapanpun kamu mau.)
Wherever
(kemanapun)
She can go wherever she wants to go.
She can go anyplace that she wants to go

(Artinya: Dia dapat pergi kemanapun dia ingin pergi)
However
(bagaimanapun)
The students may dress however they please.
The students may dress in any way that they please.

(Artinya: Para siswa boleh berpakaian bagaimanapun mereka suka)

Dalam bahasa Inggris America, kata whomever jarang digunakan dan penggunaannya sangat formal. Sedangkan dalam bahasa Inggris British, kata whoever (not whomever)digunakan sebagai bentuk object, contohnya:

He makes friends easily with whoever he meets.

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE

Subjunctive Pada Noun Clause (Klausa Nomina)

Posted by Unknown On 0 komentar
Penggunaan Subjunctive Pada Noun Clause (Klausa Nomina)

Silahkan lihat tabel di bawah ini untuk mengetahui penggunaan Subjunctive pada Noun Clause.

Contoh
Keterangan
Our teacher demands that we be on time.
(Asalnya: “we should be on time”.)

I insisted that he pay me the money.
(Asalnya: “he should pay me the money”.)

I recommended that she not go to the concert.
(Asalnya: “she should not go to the concert”.)

It is important that they be told the truth.
(Asalnya: “they should be told the truth”.)
Pada contoh kalimat pertama di samping, fungsi be adalah Subjunctive Verb.

Subjunctive digunakan pada Noun Clause yang diikuti oleh kata kerja (verbs), kata sifat (adjectives), dan ekspresi (expressions) tertentu. Pada contoh kalimat di samping, Subjunctive Verb digunakan hanya dalam bentuk sederhananya. Yakni, tidak mengandung unsur atau bentuk present, past, atau future. Tidak juga tunggal (singular) atau jamak (plural), jadi tidak ada penambahan –s/-es pada kata kerjanya (Verb).

Pada kalimat negatif: not + simple form (bentuk sederhana / dari Verb 1), seperti contoh ketiga.

Pada kalimat pasif: bentuk sederhana dari be + Verb 3, seperti contoh keempat.
Subjunctive lebih sering digunakan pada American English daripada British English. Pada British English, (should, could, would) + Verb 1 lebih biasa digunakan daripada Subjunctive. Perhatikan contoh berikut:

-       I suggested that she see a doctor.
-       I suggested that she should see a doctor.

Penggunaan kata “should” mungkin untuk digunakan setelah kata suggest dan recommend.
Kata kerja (verbs) yang lazim diikuti oleh Subjunctive pada Noun Clause

demand (that), suggest (that), insist (that), recommend (that), request (that), advise (that), ask (that), propose (that)

Kata sifat (adjectives) dan ekspresi (expressions) yang lazim diikuti oleh Subjunctive pada Noun Clause

It is important (that), It is necessary (that), It is essential (that), It is vital (that), It is imperative (that)

Fungsi dan Contoh Subjunctive Pada Noun Clause (Klausa Nomina)

Perhatikan Tabel di bawah ini!

Fungsi
Contoh Kalimat
Untuk mengekspresikan kebutuhan (requirements) dan saran (suggestion) dengan menggunakan kata kerja (verbs) yang lazim diikuti oleh Subjunctive pada Noun Clause, yakni:

demand (that), suggest (that), insist (that), recommend (that), request (that), advise (that), ask (that), propose (that).
They requested that we not go after midnight.

Mr. Brian insists that we be careful in our writing.

The doctor recommended that she stay in bed for a few days.

The students suggested we have class outside.

She asked that we be sure to lock the door behind us.
Untuk mengekspresikan kebutuhan (requirements) dengan menggunakan kata sifat (adjectives) dan ekspresi (expressions) yang lazim diikuti oleh Subjunctive pada Noun Clause, yakni:

It is important (that), It is necessary (that), It is essential (that), It is vital (that), It is imperative (that).
It is necessary that everyone come here on time.

It is essential that pollution be controlled and eventually be eliminated.

It is vital that no one know about the secret government operation.

It is necessary that everyone come here on time.


Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.
READ MORE